JEPARA| MATAMERDEKA.COM – Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar atau yang akrab disapa Gus Hajar, menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) Kabupaten Jepara periode 2026–2029 di Pendapa RA Kartini. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa kreativitas dan inovasi harus menjadi identitas sekaligus kekuatan utama dalam pembangunan ekonomi daerah.
Pelantikan pengurus GEKRAFS Jepara dipimpin oleh Ketua DPW GEKRAFS Jawa Tengah, sementara Muhammad Abdul Chaq resmi dipercaya sebagai Ketua DPC GEKRAFS Jepara untuk masa bakti tiga tahun ke depan. Kehadiran organisasi ini diharapkan mampu menjadi wadah kolaborasi bagi pelaku ekonomi kreatif, UMKM, komunitas, hingga generasi muda untuk mengembangkan potensi daerah.
Dalam sambutannya, Gus Hajar menekankan bahwa masa depan Jepara tidak cukup hanya mengandalkan penjualan produk semata. Menurutnya, nilai tambah terbesar di era ekonomi modern lahir dari kreativitas, inovasi, desain, branding, dan cerita budaya yang melekat pada sebuah produk.
“Jepara tidak hanya harus menjual produk, tetapi juga menjual identitas, kreativitas, dan kekuatan merek yang menjadi ciri khas daerah,” pesannya kepada para pengurus yang baru dilantik.
Ia juga mengingatkan agar GEKRAFS tidak sekadar menjadi organisasi yang aktif menggelar kegiatan seremonial. Sebaliknya, organisasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan program nyata yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Jepara.
Menurut Gus Hajar, Jepara memiliki modal besar untuk berkembang melalui sektor ekonomi kreatif. Selain dikenal sebagai kota ukir dan pusat industri furnitur nasional, Jepara juga memiliki banyak potensi di bidang desain, kriya, seni budaya, konten digital, hingga industri kreatif berbasis teknologi yang perlu terus didorong agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Sementara itu, Ketua DPC GEKRAFS Jepara, Muhammad Abdul Chaq, menyatakan komitmennya untuk membangun organisasi yang inklusif dan terbuka bagi seluruh pelaku ekonomi kreatif. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk aktif berkolaborasi dan menghasilkan karya yang mampu memberikan dampak positif bagi daerah.
Mengusung tema “Bangkit Berkarya, Bergerak Berdaya”, pelantikan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Jepara. Pemerintah daerah berharap GEKRAFS dapat menjadi mitra strategis dalam mendorong lahirnya inovasi, memperkuat branding produk lokal, serta membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha kreatif.
Dengan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas kreatif, dan generasi muda, sektor ekonomi kreatif diyakini mampu menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi Jepara di masa depan. Kehadiran GEKRAFS diharapkan tidak hanya melahirkan karya-karya inovatif, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan daya saing daerah di tingkat nasional maupun global.
(Joe)

