JEPARA l MataMerdeka – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Jepara bersama Dinas Perikanan menggelar Lomba Masak Ikan Tingkat Kabupaten Jepara 2026. Kegiatan ini menjadi upaya mendorong peningkatan konsumsi ikan sekaligus mengembangkan kreativitas masyarakat dalam mengolah hasil perikanan lokal.
Lomba berlangsung di kawasan Benteng Portugis, Kecamatan Donorojo, Rabu (21/10/2026), dan diikuti peserta dari 16 TP PKK kecamatan serta kategori umum.
Ketua TP PKK Kabupaten Jepara, Ella Witiarso Utomo, membuka kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa sebagai daerah pesisir, Jepara memiliki potensi perikanan yang besar untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat, terutama melalui kebiasaan mengonsumsi ikan di lingkungan keluarga.
Konsumsi Ikan Jepara Lampaui Rata-Rata Jawa Tengah
Ella menjelaskan, ikan merupakan sumber protein dan zat gizi yang penting bagi pertumbuhan anak, perkembangan otak, serta upaya meningkatkan kualitas gizi keluarga.
Berdasarkan data tahun 2025, konsumsi ikan masyarakat Jepara mencapai 24,64 kilogram per kapita per tahun. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan rata-rata Jawa Tengah sebesar 16,32 kilogram per kapita per tahun.
Meski demikian, konsumsi ikan di Jepara masih perlu ditingkatkan agar mendekati bahkan melampaui angka nasional yang tercatat sebesar 26,08 kilogram per kapita per tahun.
“Salah satu caranya dengan menghadirkan olahan ikan yang beragam, menarik, terjangkau, dan sesuai selera keluarga,” ujar Ella.
Menurutnya, variasi menu menjadi salah satu cara untuk membuat masyarakat semakin tertarik mengonsumsi ikan secara rutin.
Bandeng dan Udang Jadi Bahan Utama Kreasi Peserta
Mengusung tema “Ragam Menu Masakan Ikan Khas Jepara untuk Cita Rasa Nasional”, lomba tersebut memberikan ruang bagi kader PKK dan pelaku usaha untuk menunjukkan kemampuan mengolah hasil perikanan lokal.
Ikan bandeng menjadi salah satu bahan yang ditonjolkan dalam kegiatan tersebut. Selain itu, peserta juga didorong mengembangkan kreasi masakan berbahan udang agar menghasilkan hidangan yang lezat, bergizi, dan memiliki nilai ekonomi.
Ella mengajak seluruh peserta menampilkan kreativitas terbaik dalam mengolah bahan pangan hasil perikanan Jepara.
Ia juga berharap resep dan pengetahuan yang dihasilkan melalui lomba tidak hanya berhenti sebagai karya peserta, tetapi dapat disebarluaskan kepada masyarakat.
Salah satu caranya melalui media sosial agar semakin banyak keluarga mengenal berbagai teknik pengolahan ikan, memahami manfaat gizinya, dan menjadikannya bagian dari menu sehari-hari.
“Kreativitas hari ini harus membawa manfaat nyata bagi masyarakat Jepara, membuka peluang usaha, serta memperkuat kecintaan masyarakat terhadap hasil perikanan di Jepara,” jelasnya.
Daftar Pemenang Lomba Masak Ikan Jepara 2026
Dalam Lomba Masak Ikan Tingkat Kabupaten Jepara 2026, berikut daftar kecamatan yang berhasil meraih penghargaan:
| Peringkat | Pemenang |
|---|---|
| Juara I | TP PKK Kecamatan Jepara |
| Juara II | TP PKK Kecamatan Kalinyamatan |
| Juara III | TP PKK Kecamatan Mlonggo |
| Harapan I | TP PKK Kecamatan Tahunan |
| Harapan II | TP PKK Kecamatan Kedung |
| Harapan III | TP PKK Kecamatan Donorojo |
Jepara Juga Gelar Lomba Diversifikasi Olahan Bandeng
Selain lomba masak ikan, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Lomba Diversifikasi Olahan Bandeng Tingkat Kabupaten Jepara 2026.
Kompetisi ini secara khusus mendorong pengembangan variasi produk berbahan dasar bandeng agar memiliki nilai tambah dan peluang pemasaran yang lebih luas.
Berikut daftar pemenangnya:
| Peringkat | Pemenang |
|---|---|
| Juara I | TP PKK Kecamatan Jepara |
| Juara II | TP PKK Kecamatan Mlonggo |
| Juara III | TP PKK Kecamatan Mayong |
| Harapan I | TP PKK Kecamatan Donorojo |
| Harapan II | TP PKK Kecamatan Keling |
| Harapan III | TP PKK Kecamatan Tahunan |
Melalui kegiatan tersebut, TP PKK Jepara berharap gerakan gemar makan ikan semakin berkembang di tengah masyarakat. Selain mendukung pemenuhan gizi keluarga, pengolahan hasil perikanan lokal juga diharapkan membuka peluang usaha dan meningkatkan nilai ekonomi produk unggulan daerah.

