Home » Daerah » Mata Jateng » Putus Rantai Kemiskinan, Sekolah Rakyat Seluas 10 Hektar di Jepara Siap Tampung 345 Siswa

Putus Rantai Kemiskinan, Sekolah Rakyat Seluas 10 Hektar di Jepara Siap Tampung 345 Siswa

JEPARA | MATAMERDEKA.COM – Pembangunan kompleks Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, telah memasuki tahap akhir (finishing). Fasilitas pendidikan terpadu ini dipastikan siap beroperasi dan difungsionalkan penuh untuk mendukung kegiatan belajar mengajar pada Tahun Ajaran 2026/2027.

Sebanyak 345 siswa dari keluarga prasejahtera dijadwalkan mulai mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 20 Agustus 2026 mendatang.

Program Prioritas Pengentasan Kemiskinan

Pembangunan Sekolah Rakyat ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dalam mendukung visi Presiden Prabowo Subianto untuk memutus rantai kemiskinan melalui akses pendidikan berkualitas.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa penyediaan fasilitas pendidikan yang layak adalah bentuk investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi masa depan.

“Sekolah Rakyat merupakan program utama untuk mengentaskan kemiskinan. Dengan menyekolahkan adik-adik dari keluarga prasejahtera, mereka diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup keluarganya dari prasejahtera menjadi sejahtera, sekaligus mempersiapkan generasi Indonesia Emas 2045,” ujar Dody.

Fasilitas Lengkap di Atas Lahan 10 Hektar

Sekolah Rakyat Jepara dibangun di atas lahan seluas 10 hektar oleh Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Prasarana Strategis Jawa Tengah bekerja sama dengan kontraktor pelaksana Adhi–Minarta KSO, dengan total anggaran sekitar Rp 2,4 miliar.

Kompleks pendidikan ini dirancang sangat luas dan modern, mencakup berbagai sarana terpadu:

  • Gedung Sekolah: Menyediakan sarana belajar untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA.
  • Fasilitas Asrama & Hunian: Rumah susun (rusun) untuk guru serta asrama terpisah untuk siswa putra dan putri.
  • Sarana Olahraga: Lapangan sepak bola, running track, dan lapangan basket.
  • Fasilitas Penunjang: Gedung serbaguna, tempat ibadah/masjid, guest house, dapur terpadu, serta kantin.

Tahap Penyempurnaan Akhir Sebelum MPLS

Meskipun rekapitulasi progres fisik menunjukkan bangunan sudah siap difungsikan, Kementerian PU masih terus melakukan penyempurnaan akhir. Fokus utama saat ini meliputi kerapian pekerjaan arsitektur, mekanikal, elektrikal, plumbing (MEP), serta penataan lansekap kawasan.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas dapat digunakan secara aman, nyaman, dan optimal saat ratusan siswa baru mulai masuk sekolah pertengahan Agustus nanti


(Joe)