Home » Daerah » Mata Jateng » Pemkab Jepara Siapkan Rp12,5 Miliar untuk Antisipasi Bencana Musim Hujan

Pemkab Jepara Siapkan Rp12,5 Miliar untuk Antisipasi Bencana Musim Hujan

JEPARA | MATAMERDEKA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara menyiapkan anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) sebesar Rp12,5 miliar untuk mengantisipasi sekaligus menangani potensi bencana selama musim penghujan. Anggaran tersebut meningkat dari alokasi sebelumnya sebesar Rp5 miliar.

Kesiapan menghadapi musim hujan dibahas dalam rapat koordinasi di Pendopo Kartini Jepara, Kamis (8/10/2026). Pertemuan tersebut melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, serta komunitas pelestari lingkungan.

Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar yang memimpin rapat mewakili Bupati Witiarso Utomo menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, dan dampak cuaca ekstrem.

Anggaran Bencana Naik dari Rp5 Miliar

Ibnu Hajar menyampaikan, kenaikan anggaran BTT menjadi Rp12,5 miliar diharapkan dapat mendukung penanganan apabila bencana terjadi di wilayah Jepara.

Meski demikian, pemerintah daerah berharap anggaran tersebut tidak perlu digunakan karena kondisi tetap aman dan tidak terjadi bencana.

Ketersediaan anggaran juga perlu diimbangi dengan koordinasi antarlembaga serta kesiapan petugas di lapangan. Pemerintah kecamatan dan unsur terkait diminta mengidentifikasi wilayah rawan bencana agar langkah antisipasi dapat dilakukan lebih awal.

Puncak Musim Hujan Diprediksi Januari–Februari

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara, puncak musim penghujan diperkirakan berlangsung pada awal Januari hingga akhir Februari.

Menghadapi periode tersebut, Pemkab Jepara meminta instansi terkait meningkatkan pemetaan risiko serta menyampaikan informasi kebencanaan hingga tingkat desa. Sosialisasi mengenai mitigasi juga perlu diperluas, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

Langkah ini diharapkan membantu masyarakat memahami potensi bahaya di lingkungan masing-masing dan mengetahui tindakan yang perlu dilakukan ketika kondisi darurat terjadi.

Perbaikan Sungai hingga Penguatan Tebing Dilakukan

Selain menyiapkan anggaran, Pemkab Jepara bersama pihak terkait telah melakukan sejumlah upaya untuk mengurangi risiko bencana.

Langkah tersebut meliputi perbaikan dan normalisasi sungai, perbaikan pintu air, pemasangan trash boom untuk menahan sampah di aliran air, penguatan tebing Kali Pasokan, serta pemeliharaan jaringan irigasi.

Perbaikan infrastruktur yang mengalami kerusakan akibat bencana juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapan menghadapi cuaca ekstrem.

Dalam rapat koordinasi tersebut, muncul pula masukan mengenai aliran sungai atau jalur air yang dilaporkan hilang. Pemkab meminta instansi terkait segera melakukan identifikasi dan menindaklanjuti temuan tersebut agar fungsi aliran air tetap terjaga.

Dengan penguatan anggaran, perbaikan infrastruktur, dan koordinasi lintas sektor, kesiapsiagaan menghadapi musim hujan di Jepara diharapkan semakin baik.


(Joe)