Home » Daerah » Mata Jateng » Bongko Mento: Kudapan “Ningrat” Khas Jepara yang Jadi Primadona Kuliner Ramadan 2026

Bongko Mento: Kudapan “Ningrat” Khas Jepara yang Jadi Primadona Kuliner Ramadan 2026

JEPARA | MATAMERDEKA.COM – Kabupaten Jepara kembali menunjukkan taji kulinernya melalui Bongko Mento. Memasuki akhir Maret 2026, hidangan pembuka yang dikenal sebagai makanan favorit para bangsawan ini menjadi menu takjil yang paling dicari oleh warga dan wisatawan di pusat kuliner “Bumi Kartini”.

Keunikan Rasa: Gurihnya Santan Kanil dan Isian Mewah

Berbeda dengan jenis “bongko” lainnya yang umumnya manis, Bongko Mento menawarkan sensasi gurih yang kompleks.

  • Komposisi Isian: Terdiri dari dadar telur tipis yang diisi dengan tumisan daging ayam (atau udang), jamur kuping, soun, dan irisan rebung yang kaya rempah.
  • Sentuhan Akhir: Rahasia kelezatannya terletak pada siraman santan kanil (santan kental) yang membungkus dadar di dalam daun pisang sebelum dikukus, menciptakan tekstur creamy yang lumer di mulut.

Jejak Sejarah: Dari Pendopo Kabupaten ke Meja Makan Rakyat

Secara historis, Bongko Mento memiliki kedudukan istimewa dalam silsilah kuliner Jawa Tengah.

  • Sajian Kaum Ningrat: Dahulu, makanan ini merupakan hidangan eksklusif di lingkungan keraton dan kediaman para pejabat tinggi Jepara. Sejarah mencatat bahwa Bongko Mento sering disajikan dalam jamuan resmi di era R.A. Kartini.
  • Simbol Ketelitian: Proses pembuatannya yang melalui beberapa tahap (membuat dadar, menumis, membungkus, hingga mengukus) mencerminkan filosofi kesabaran dan ketelitian masyarakat Jepara dalam berkarya.

Update 2026: Ikon Takjil dan Oleh-oleh Eksklusif

Di tahun 2026, Bongko Mento telah bertransformasi menjadi ikon wisata kuliner yang dapat dinikmati semua kalangan:

  1. Buruan Takjil: Selama bulan Ramadan, pedagang Bongko Mento di pasar sore Jepara sering kali kehabisan stok dalam waktu singkat karena cita rasanya yang sangat cocok untuk membatalkan puasa.
  2. Edukasi Kuliner: Beberapa resto di sepanjang Pantai Bandengan kini mulai menawarkan workshop pembuatan Bongko Mento bagi wisatawan yang ingin mempelajari seni membungkus makanan tradisional.

Tips Menikmati Bongko Mento yang Autentik

Bongko Mento paling nikmat disantap saat masih hangat, di mana aroma daun pisang yang terkukus menyatu dengan gurihnya santan. Karena menggunakan bahan santan segar tanpa pengawet, pastikan Anda mengonsumsinya segera atau menyimpannya di pendingin untuk menjaga kualitas rasanya.


(Joe)