Home » Daerah » Mata Jateng » Moto Belong: Jajanan “Mata Melotot” Warna-Warni yang Jadi Ikon Kuliner Jepara

Moto Belong: Jajanan “Mata Melotot” Warna-Warni yang Jadi Ikon Kuliner Jepara

JEPARA | MATAMERDEKA.COM – Kabupaten Jepara kembali memikat hati para pecinta kuliner melalui penganan tradisionalnya yang unik: Moto Belong. Memasuki akhir Maret 2026, jajanan pasar berbahan dasar singkong ini tetap menjadi buruan utama wisatawan di pusat-pusat kuliner pagi seperti Alun-alun Jepara dan Pasar Karangrandu karena tampilannya yang nyentrik dan rasa gurih-manisnya yang khas.

Keunikan Nama: Mengapa Disebut “Mata Melotot”?

Nama “Moto Belong” diambil dari bahasa Jawa dialek Jepara yang memiliki arti harfiah yang jenaka.

  • Filosofi Visual: “Moto” berarti mata, dan “Belong” berarti melotot atau terbelalak.
  • Bentuk Ikonik: Nama ini merujuk pada irisan kue bundar dengan potongan pisang di bagian tengahnya, sehingga menyerupai bola mata yang sedang menatap tajam. Strategi penamaan ini terbukti ampuh menjaga eksistensi kuliner ini selama berpuluh-puluh tahun.

Komposisi Rasa: Perpaduan Singkong Pelangi dan Pisang Raja

Secara teknis, Moto Belong adalah bukti kreativitas masyarakat “Bumi Kartini” dalam mengolah bahan pangan lokal sederhana menjadi sajian kelas atas.

  1. Adonan Singkong Pelangi: Singkong parut halus diberi pewarna makanan cerah (merah, kuning, hijau) untuk menciptakan efek visual yang menggugah selera.
  2. Isian Pisang Manis: Di tengah adonan diselipkan pisang raja atau pisang nangka matang sebelum dikukus hingga kenyal.
  3. Taburan Kelapa Gurih: Disajikan dengan parutan kelapa muda dan sedikit taburan gula pasir, menciptakan harmoni rasa gurih, manis, dan aroma harum singkong kukus.

Jejak Sejarah: Simbol Ketahanan Pangan Pesisir Jepara

Dalam lintasan sejarah lokal, Moto Belong mencerminkan pola hidup masyarakat agraris-maritim Jepara.

  • Pemanfaatan Hasil Bumi: Sejarah mencatat singkong sebagai tanaman rakyat yang melimpah di wilayah pedesaan Jepara. Moto Belong lahir dari kearifan lokal untuk meningkatkan nilai estetika bahan pangan murah agar layak disajikan dalam perjamuan adat.
  • Karakter Terbuka: Penggunaan warna-warni yang berani melambangkan karakter masyarakat pesisir Jepara yang dinamis, terbuka, dan penuh keceriaan.

Update 2026: Primadona Wisata Kuliner dan Konten Visual

Di tahun 2026, Moto Belong tidak hanya dinikmati rasanya, tetapi juga menjadi objek foto favorit bagi para travel blogger:

Upaya Pelestarian: Pemerintah Kabupaten Jepara terus mendorong para perajin di sentra kuliner Pecangaan dan Kalinyamatan untuk mempertahankan resep asli tanpa pengawet guna menjaga kualitas rasa autentik warisan leluhur.

Kuliner Instagenic: Tampilannya yang berwarna-warni sangat menarik untuk konten media sosial, menjadikannya salah satu jajanan tradisional yang paling sering diulas oleh wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Jepara.


(Joe)