Home » Daerah » Mata Jateng » Lestari Moerdijat Dorong Batik Karya Disabilitas Jepara Masuk Industri Kreatif

Lestari Moerdijat Dorong Batik Karya Disabilitas Jepara Masuk Industri Kreatif

JEPARA | MATAMERDEKA.COM – Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Lestari Moerdijat, mendorong pemerintah pusat dan daerah memperkuat dukungan bagi penyandang disabilitas agar dapat berpartisipasi lebih luas dalam industri kreatif, khususnya sektor batik.

Menurut Lestari, penyandang disabilitas memiliki potensi dan kreativitas yang perlu mendapatkan ruang untuk berkembang. Dukungan pemerintah dan berbagai pihak dinilai penting agar keterampilan tersebut dapat menghasilkan karya yang bernilai sekaligus membuka peluang ekonomi.

Hal itu disampaikan Lestari saat mengunjungi Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Jepara pada 16 Oktober 2026. Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Ayu Heni Rosan Roeslani.

Apresiasi Kreativitas Siswa SLB Jepara

Lestari mengaku kagum melihat hasil karya batik yang dibuat oleh siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) di Jepara. Ia menilai kreativitas para siswa tersebut layak mendapat perhatian dan dukungan berkelanjutan.

“Kita harus memberi perhatian lebih kepada anak-anak disabilitas di Jepara. Saya kagum dengan kreativitas anak-anak Sekolah Luar Biasa dalam membatik,” ujar Lestari.

Perempuan yang akrab disapa Mbak Rerie itu juga mengajak masyarakat untuk mengunjungi Dekranasda Jepara. Menurutnya, tempat tersebut menjadi salah satu ruang untuk mengenal dan mendukung produk unggulan daerah, mulai dari kerajinan hingga produk makanan.

Ia berharap dukungan masyarakat dapat membantu mendorong perkembangan Dekranasda sekaligus memperluas apresiasi terhadap karya para perajin, termasuk batik buatan siswa SLB.

Batik Karya Siswa SLB Jepara Raih Prestasi Nasional

Kepala SLB Jepara, Mohamad Arif Priwijayanto, menyambut positif apresiasi yang diberikan kepada karya para siswanya. Ia menyampaikan bahwa dukungan dari berbagai pihak menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pembinaan dan keterampilan peserta didik.

Pihak sekolah berkomitmen mendampingi siswa agar dapat mengembangkan kemampuan membatik serta meraih prestasi yang lebih baik.

Sejumlah karya batik siswa SLB Jepara telah mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Batik Sekar Samudera meraih juara pertama dalam Lomba Keterampilan Siswa (LKS) tingkat nasional pada Agustus 2026.

Sementara itu, Batik Sekar Gendhis Jawi meraih juara kedua dalam LKS Disabilitas tingkat nasional pada 2025.

Prestasi tersebut menunjukkan bahwa pembinaan keterampilan dan kesempatan untuk berkarya dapat membuka ruang bagi siswa disabilitas untuk menunjukkan kemampuan mereka.

Batik Tulis dan Batik Ciprat Jadi Produk Unggulan

Siswa SLB Jepara mengembangkan sejumlah produk batik, terutama batik tulis dan batik ciprat. Hasil karya tersebut turut diperkenalkan melalui berbagai pameran dan kegiatan, di antaranya peringatan Hari Disabilitas Internasional, Hari Jadi Jepara, HUT PGRI, serta kegiatan sekolah lainnya.

Keikutsertaan dalam berbagai kegiatan tersebut menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat sekaligus memperluas peluang pemasaran.

Dukungan pemerintah, lembaga pendidikan, pelaku industri kreatif, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat ekosistem usaha yang inklusif. Dengan demikian, penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang lebih luas untuk mengembangkan keterampilan, berprestasi, dan berpartisipasi dalam kegiatan ekonomi.


(Joe)