Home » Daerah » Mata Jateng » Horok-Horok, Warisan Kuliner Jepara yang Menyimpan Jejak Sejarah Pangan

Horok-Horok, Warisan Kuliner Jepara yang Menyimpan Jejak Sejarah Pangan

JEPARA | MATAMERDEKA.COM Di balik kesederhanaannya, horok-horok menyimpan kisah panjang tentang perjalanan pangan masyarakat Jepara. Makanan tradisional ini bukan sekadar sajian khas, tetapi juga menjadi simbol ketahanan dan kreativitas warga di masa sulit.

Horok-horok terbuat dari tepung aren yang diolah menjadi butiran kecil menyerupai nasi. Teksturnya kenyal dengan rasa yang cenderung tawar, sehingga cocok dipadukan dengan berbagai lauk.

Pernah Jadi Penyelamat di Masa Sulit

Dalam catatan sejarah, horok-horok pernah menjadi makanan pokok masyarakat Jepara, terutama saat masa penjajahan Jepang. Kala itu, akses terhadap beras sangat terbatas sehingga warga mencari alternatif dari bahan yang tersedia di sekitar, salah satunya pohon aren.

Dari kondisi tersebut, horok-horok hadir sebagai solusi untuk memenuhi kebutuhan pangan. Bahkan, masyarakat sempat menjulukinya sebagai “nasi radio”, sebagai bentuk sindiran sekaligus kreativitas di tengah keterbatasan.

Proses Pembuatan yang Tidak Sederhana

Meski terlihat sederhana, proses pembuatan horok-horok membutuhkan tahapan panjang. Tepung aren harus diolah melalui proses tradisional, mulai dari pengambilan bahan, perendaman, hingga pengukusan.

Hasil akhirnya berupa butiran kecil yang ringan namun cukup mengenyangkan. Keunikan tekstur ini menjadi ciri khas yang membedakan horok-horok dari makanan lain.

Kini Jadi Pelengkap Hidangan

Seiring berjalannya waktu, peran horok-horok mulai bergeser. Jika dulu menjadi makanan pokok, kini lebih sering disajikan sebagai pelengkap dalam berbagai hidangan, seperti soto atau pecel.

Rasanya yang netral membuat horok-horok mudah dipadukan dengan berbagai jenis masakan, sehingga tetap diminati oleh masyarakat.

Warisan yang Perlu Dilestarikan

Meski memiliki nilai historis tinggi, keberadaan horok-horok kini semakin jarang dijumpai. Proses pembuatan yang cukup rumit dan berkurangnya generasi penerus menjadi tantangan dalam menjaga eksistensinya.

Namun demikian, horok-horok tetap menjadi bagian penting dari identitas kuliner Jepara. Lebih dari sekadar makanan, hidangan ini adalah jejak sejarah, simbol perjuangan, sekaligus warisan budaya yang layak untuk terus dilestarikan.

Sumber



(Joe)