Home » Ketua DPRD Jepara Resmikan Bengkel Disabilitas “Ruko BISMA”: Komitmen Nyata Dukung Kemandirian Difabel

Ketua DPRD Jepara Resmikan Bengkel Disabilitas “Ruko BISMA”: Komitmen Nyata Dukung Kemandirian Difabel

JEPARA | MATAMERDEKA.COM Ketua DPRD Kabupaten Jepara, Agus Sutisna, meresmikan Ruko BISMA (Bengkel Variasi Modifikasi Reparasi Alat Bantu Disabilitas) yang berlokasi di Rumah Singgah Dinsospermasdes. Kehadiran Ruko BISMA menjadi tonggak penting dalam pemberdayaan komunitas penyandang disabilitas, khususnya Komunitas Motor Difabel Jepara (KMDJ).

Peresmian tersebut turut dihadiri oleh Kepala Dinsospermasdes Edi Marwoto dan Subkoordinator Rehabilitasi Sosial Iman Bagus Sesulih. Dalam sambutannya, Ketua DPRD menegaskan bahwa kemandirian penyandang disabilitas adalah bagian dari komitmen pembangunan inklusif di Kabupaten Jepara.

“Prestasi tidak boleh dibatasi oleh keterbatasan fisik. Teman-teman KMDJ telah menunjukkan bahwa semangat dan kreativitas mampu mengubah keterbatasan menjadi kekuatan,” ujar Agus Sutisna.

Ruko BISMA akan difungsikan sebagai pusat produksi dan modifikasi alat bantu disabilitas, termasuk kursi roda dan perangkat mobilitas lainnya hasil karya pengrajin difabel. Ke depan, produk-produk ini direncanakan dapat masuk dalam skema pengadaan pemerintah daerah, guna memenuhi kebutuhan masyarakat secara lokal.

Lebih lanjut, Agus Sutisna menyampaikan dukungan konkrit dengan mendorong proses legalitas badan hukum komunitas difabel, sebagai prasyarat penting agar mereka bisa menerima hibah APBD dan berpartisipasi dalam program-program pemberdayaan.

“Legalitas menjadi pintu masuk agar teman-teman difabel bisa mengakses lebih banyak peluang. Kami di DPRD siap mendorong regulasi yang berpihak pada mereka,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Jepara melalui Dinsospermasdes menyatakan komitmen penuh dalam hal pendampingan, mulai dari pemasaran produk, pelatihan teknis, hingga distribusi hasil karya ke masyarakat. Langkah ini tidak hanya sebagai bentuk keberpihakan sosial, tetapi juga investasi dalam pemberdayaan ekonomi komunitas rentan.

Dengan diresmikannya Ruko BISMA, Kabupaten Jepara menunjukkan bahwa inklusi bukan sekadar wacana, tetapi aksi nyata untuk memberikan ruang yang setara bagi seluruh warganya—termasuk para penyandang disabilitas—untuk tumbuh, berkarya, dan berdaya secara mandiri.

(Joe)