Home » Daerah » Mata Jateng » Airlangga Tegaskan Anggaran Program Makan Bergizi Gratis Tidak Dipangkas Meski Ada Efisiensi APBN

Airlangga Tegaskan Anggaran Program Makan Bergizi Gratis Tidak Dipangkas Meski Ada Efisiensi APBN

JEPARA | MATAMERDEKA.COM Pemerintah memastikan anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap aman meskipun pemerintah tengah melakukan efisiensi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kepastian ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Airlangga menegaskan bahwa program MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintah sehingga tidak termasuk dalam daftar anggaran yang akan dipangkas. Menurutnya, kebijakan efisiensi yang tengah disiapkan pemerintah lebih difokuskan pada belanja operasional kementerian dan lembaga yang dinilai kurang mendesak.

“Program-program prioritas tetap berjalan. Anggaran untuk MBG tidak dipotong,” kata Airlangga.

Program Makan Bergizi Gratis sendiri menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi pelajar, balita, serta ibu hamil dan menyusui di berbagai daerah di Indonesia.

Pemerintah menilai program tersebut memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam jangka panjang. Dengan terpenuhinya kebutuhan gizi sejak dini, diharapkan generasi muda Indonesia dapat tumbuh lebih sehat dan memiliki daya saing yang lebih baik di masa depan.

Di sisi lain, pemerintah tetap menjalankan langkah efisiensi anggaran untuk menjaga kesehatan fiskal negara. Penghematan anggaran disebut akan diarahkan pada sejumlah pos belanja kementerian dan lembaga, seperti perjalanan dinas, kegiatan seremonial, serta pengeluaran lain yang dianggap tidak prioritas.

Langkah efisiensi ini juga dilakukan sebagai upaya menjaga defisit APBN tetap berada dalam batas aman sesuai aturan fiskal nasional. Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa berbagai program strategis yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat tidak akan terganggu.

Sementara itu, alokasi anggaran untuk program MBG dalam APBN diperkirakan tetap berada di kisaran ratusan triliun rupiah. Pemerintah berharap program tersebut dapat menjangkau puluhan juta penerima manfaat di seluruh Indonesia secara bertahap.

Dengan kepastian ini, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan program peningkatan gizi masyarakat sebagai bagian dari strategi pembangunan nasional jangka panjang.

https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260316213732-532-1338794/airlangga-pastikan-anggaran-mbg-tak-dipangkas-di-tengah-efisiensi-apbn


(Joe)